Tips Unik dari Beberapa Negara Bagi Pecandu Internet. Berani Coba?

Pernahkah kamu mengalami ketergantungan yang sangat tinggi terhadap internet? Mulai dari bangun tidur, waktu siang, sore hingga malam hari. Kegiatan yang kamu lakukan selalu berhubungan dengan internet. Mungkn ada sebagian dari kalian  tidak menyadari jika sudah ketergantungan internet. Padahal jika dicermati, update status setiap saat yang dilakukan di media sosial seperti Facebook dan twitter sebenarnya sudah menunjukan seseorang sudah mengalami gejala ketergantungan internet.

Perkembangan teknologi mobile memang telah membuat internet dapat hadir disetiap celah ruang dan waktu pada keidupan manusia. Kapan saja manusia membutuhkan informasi tinggal membuka internet maka ia akan mendapatkannya secara lengkap. Namun, jika kebiasaan mendapatkan infromasi atau mengakses internet sudah menjadi candu tentu akan ada dampak negatifnya.

Nah, berikut ini tips dari bebagai negara yang dijadikan sebagai terapi buat orang-orang yang kecanduan internet . Penasaran, genk? Yuk simak baik-baik.

1. Terapi Camp militer di Cina

Terapi Camp militer di Cina via www.begawei.com

Terapi Camp militer di Cina via www.begawei.com

Pada tahun 2012 lalu seorang pria berusia 18 tahun meninggal di Cina setelah bermain games online selama 40 jam tanpa makan dan minum. Kondisi mengkhawatirkan ini tentu menarik perhatian pemerintah Cina yang tak ingin generasi mudanya hancur karena kecanduan internet. Beragam cara pun dilakukan untuk menyembuhkan mereka yang sangat ketergantungan internet.

Nah, salah satu cara atau terpai unik  bagi para pecandu internet di Cina adalah camp bergaya militer. Seperti yang direkam dalam sebuah dokumenter berjudul China’s Web Junkies. Di camp ini para pemuda yang kecanduan internet akan hidup dengan gaya militer dengan penuh kedisiplinan. Dalam film tersebut para peserta yang kebanyakan remaja laki-laki akan mengikuti terapi selama 3 sampai 4 bulan. Selain hidup penuh disiplin dan penuh aturan, peserta yang menggunakan seragam militer juga akan menjalani program latihan fisik, obat-obatan hingga kontrol nutrisi.

Cara ini dikatakan memiliki tingkat keberhasilan mencapai 70%. Namun kemudian camp militer khusus pecandu internet ini juga tak luput dari kritikan. Sempat dilaporkan adanya tindak kekerasan serta pemukulan yang berujung pada luka parah yang dialami peserta terapi.

2. Terapi menunggang kuda di Korea Selatan.

Terapi menunggang kuda di Korea Selatan via life.viva.co.id

Terapi menunggang kuda di Korea Selatan via life.viva.co.id

Jika Cina menerpakan camp militer untuk menyembuhkan mereka yang kecanduan internet, maka Korea memilih cara yang lebih bersahabat yaitu menunggang kuda. Berdasar hasil survei, ada 680.000 remaja di negara Korea yang kecanduan internet mulai dari usia 10 hingga 19 tahun.  Bukan hanya itu, 2/3 dari penduduk Korea juga gandrung terhadap smatphone. Khawatir berdampak buruk, pada tahun lalu pemerintah Korea selatan kemudian mengeluarkan aturan pembatasan usia yaitu 16 tahun bagi warga yang akan bermain game online. Selain itu, disebutkan juga larangan untuk memainkan games online pada tengah malam hingga pagi.

Tak hanya aturan, pemerintah Korea Selatan juga menciptakan metode baru untuk mengobati warganya yang kecanduan internet yaitu menunggang kuda. Metode ini disebut sangat ampuh menyembuhkan gangguan emosi dan perilaku pada pecandu internet.

Saat ini setidaknya sudah ada 2 klinik di Korea Selatan yang menerapkan metode seperti itu. karena membeludaknya pasien, asosiasi menunggang kuda di Korea Selatan yang menciptakan metode ini berencana akan membuka cabang lain di seluruh wilayah Korea Selatan pada tahun 2022. Dalam sehari 2 klinik tersebut merawat 50 orang pecandu internet.

Salah satu pecandu internet mengatakan bahwa menunggang kuda adalah pengalaman baru yang menggabungkan aktifitas fisik dengan hubungan emosional bersama kuda. Kegiatan ini sangat membantu menhyembuhkan mereka yang kecanduan internet. Seperti yang dialami salah seorang remaja usia 14 tahun, dia mengaku biasa bermain dengan komputer selama 7 jam sehari. Namun setelah menjalani terapi menunggang kuda, dirinya kehilangan minat untuk bermain internet.

3. Menyediakan Rumah Sakit khusus buat pecandu internet di Amerika.

Rumah Sakit khusus buat pecandu internet di Amerika via www.kaskus.co.id

Rumah Sakit khusus buat pecandu internet di Amerika via www.kaskus.co.id

Saat ini kecanduan internet bukan lagi fenomena biasa. Orang-orang yang lebih banyak menghabiskan waktu bermain komputer dan punya banyak teman di jejaring sosial sudah digolongkan menderita gangguan mental. Karenanya para ahli kejiwaan yang tergabung dalam asosiasi skiater di Amerika Serikat kemudian membuka rumah sakit pertama khusus untuk para pecandu internet yaitu Bradford Regional Medical Center.

Salah seorang pendiri rumah sakit tersebut mengatakan, pembangunan pusat rehabilitasi tersebut didorong oleh pengalamannya sebagai seoranf sikolog. Selama 16  tahun praktik, dia selalu  mengalami kesulitan menangani pasien yang kecanduan internet yang datang kepadanya dan menginginkan rawat inap. Di rumah sakit ini para pasien akan mengalami pengobatan selama 45 hari untuk menghilangkan kecanduan mereka dari penggunaan komputer, video game, facebook, twitter dan aplikasi internet lainnya.

Di Amerika, kecanduan internet belum diakui sebagai gangguan mental yang dapat didiagnosis oleh American Psychiatric Association. Bukan hanya itu, pengobatannya pun belum bisa di cover oleh asuransi. Kondisi ini tertinggal dari Cina dan Korea Selatan yang telah lebih dulu memerhatikan dan mengatasi masalah kecanduan internet.

4. Terapi Kejut Pada Komputer

Terapi Kejut Pada Komputer via belipulsa.id

Terapi Kejut Pada Komputer via belipulsa.id

Robert R Morris yang merupakan seorang ilmuan telah berhasil menciptakan sebuah program yang bisa dimanfaat sebagai terapi unik bagi para penggila facebook. Terapi unik tersebut berupa terapi kejut atau sengatan listrik berdaya kecil atau setrum pada keyboard jika penggunanya terlalu lama membuka facebook. Penciptaan program terapi unik yang disebut pavlov poke ini sebenarnya didorong oleh pengalaman pribadi Robert R Morris yang juga suka membuka facebook. Bahkan dalam satu pekan, dia bisa membuang-buang waktu 50 jam hanya untuk membuka facebook .

Menurut Robert R Morris, pengguna facebook rata-rata menghabiskan waktu 400 menit per bulan. Prilaku ini menurut sejumlah penelitian dipicu oleh aktifitas di area otak yang sama yang terjadi dengan kecanduan alkohol, rokok dan obat-obatan terlarang. Selain terapi kejut pada keyboard, ilmuan ini juga merancang terapi lainnya yang serupa namun bukan lagi menggunkan terapi kejut atau sengatan listrik, melainkan keyboard yang yang terlalu lama dipakai akan secara otomatis akan mengirimkan iklan lowongan kerja ke situs bursa lowongan kerja. Lowongan tersebut menawarkan orang lain untuk memarahi si pengguna facebook tentunya dengan upah tertentu.

Demikianlah informasi mengenai tips-tips unik dari berbagai negara yang dijadikan sebagai terapi bagi para internet. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba? Tetap jaga kesehatan ya..

Leave a Reply