Sudah Tahu Kalau Menjomblo Itu Dilarang Dalam Islam?

Muslim jomblo via trendingtopics.blogspot.com

Bagi sebagian orang, menikah bukanlah perkara mudah. Ketika sudah berumah tangga, mereka harus bertanggungjawab penuh pada pasangannya. Ketika sudah memutuskan untuk berumah tangga dilarang memikirkan diri sendiri deh pokoknya.

Bagi sejumlah orang, hal tersebut memang tidaklah menjadi masalah. Namun, bebrapa diantaranya ada juga yang menganggap membina rumah tangga itu terlalu berat. Sehingga sebagian dari mereka lebih memilih untuk membujang atau menjomblo selama hidupnya. Astaghfirallah ngeri amat deh ya.

Tahu kah kamu, bahwa Islam melarang seseorang untuk menjomblo selamanya? Nahlo, gimana dong? Bahkan Rasulullah dengan tegas mengatakan pada umatnya bahwa hidup sendiri tanpa pasangan diharamkan dalam Islam.

Namun, pada kenyataannya, ada sejumlah orang yang memilih hidup sendiri tanpa pasangan sampai akhir hayatnya dengan alasan, seperti tidak mampu memberikan nafkah, terlalu sibuk dengan ibadah, sibuk menuntut ilmu dan lain sebagainya.

Apa sich hukumnya hidup membujang dalam islam? Apa sich bahayanya? Rasulullah SAW. bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim, berikut ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengizinkan ‘Utsman bin Mazh’un untuk tabattul (hidup membujang), kalau seandainya beliau mengizinkan tentu kami (akan bertabattul) meskipun (untuk mencapainya kami harus) melakukan pengebirian.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bagi mereka yang memutuskan untuk hidup membujang selamanya dengan alasan ingin lebih khusyuk dalam urusan ibadah, Rasulullah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Bukhori dan Imam Muslim.

“Kaliankah yang berkata demikian dan demikian. Demi Allah, aku sendiri yang paling takut pada Allah dan paling bertakwa pada-Nya. Aku sendiri tetap puasa namun ada waktu untuk istirahat tidak berpuasa. Aku sendiri mengerjakan shalat malam dan ada waktu untuk tidur. Aku sendiri menikahi wanita. Siapa yang membenci ajaranku, maka ia tidak termasuk golonganku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bagi orang islam yang memilih hidup tanpa pasangan selamanya atau menjomblo seumur hidup itu tandanya meraka membenci ajaran Rasulullah, itu tandanya mereka tidak termasuk dalam golongan Rasulullah. Itulah mengapa dalam hadits diatas disebutkan bahwa: “Siapa yang membenci ajaranku, maka ia tidak termasuk golonganku.”

Tentang Rasululluah yang tidak mengijinkan umatnya membujang selamanya turut dikuatkan oleh Ibnu Hajar  dalam kitabnya.

“Siapa yang meninggalkan jalanku, lalu menempuh jalan selainku, maka tidak termasuk golonganku.” (Fathul Bari, 9: 105)

Jadi kesimpulannya adalah menikah salah satu kewajiban umat islam yang harus dipatuhi dan tidak boleh dibenci. Kalau ada orang muslim yang membenci atau tidak menyukai hal tersebut, itu tandanya dia tidak termasuk golongan kaum Rasulullah SAW. Ibnu Hajar kembali mengungkapkan  dalam kitabnya, bahwa:

Terlarang melakukan tabattul yaitu meninggalkan untuk menikah dikarenakan ingin menyibukkan diri untuk beribadah dan menuntut ilmu padahal mampu ketika itu. Larangan di sini bermakna tahrim (haram).” (Minhatul ‘Allam, 7: 182).

Beliau kembali berkata dalam kitabnya:

“Jalan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah lurus dan memberikan banyak kelonggaran. Dalam ajaran beliau masih dibolehkan tidak puasa, supaya benar-benar kuat jalani puasa. Dalam Islam masih boleh tidur supaya kuat menjalani shalat malam. Dalam Islam diperbolehkan pula untuk menikah untuk mengekang syahwat, menjaga kesucian diri dan memperbanyak keturunan.” (Fathul Bari, 9: 105)

Buat para jomblo, hanya karena tidak lekas dapat jodoh bukan berarti kalian harus frustasi dengan memutuskan untuk hidup menjomblo selamanya. Jodoh itu sudah ada yang mengatur, jadi jangan bingung. Buat kalian yang memutuskan untuk hidup tanpa pasangan sampai akhir hayat dengan alasan ingin lebih khusyuk ibadah, ya silahkan saja, tapi ya kalau bisa dipikir-pikir lagi aja.

Bukankah Rasulullah tidak menginjinkan umatnya hidup tanpa pasangan selamanya? Kalau kalian memang mengaku umat Rasulullah, ya ikutilah aturannya. Menikah aja.  Nikah juga bisa melindungi diri dari maksiat.

Leave a Reply