Ke Pekalongan Jangan Cuma Beli Batiknya Aja, Nih Ada 8 Wisata Alamnya yang Oke Punya

Hallo.. apa kabar? Semoga baik-baik saja. Udah makan? Kalau udah makan berarti udah siap dong kita ajak jalan-jalan lagi. Oke, kali ini isikulkas.com bakal bawa kamu ke Pekalongan. Hayoo.. udah ada yang pernah ke Pekalongan?

Pekalongan. Pekalongan dinobatkan oleh UNESCO sebagai kota kreatif di Indonesia. Kota yang juga dikenal sebagai kota batik ini memang memiliki banyak spot wisata yang yang patut sekali untuk disambangi. Nah, apa aja sih emang wisata alam yang ada di Pekalongan? Buat kamu yang suka jalan-jalan, nih isikulkas.com kasih tau tempat-tempat ciamik di Pekalongan yang haram kalau sampai terlewatkan. Yuk ah meluncur.

1. Buat kamu yang ingin merasakan sensasi camping di pekalongan, yuk ke Gunung Rogojembangan.

Gunung Rogojembangan via google image

Gunung Rogojembangan via google image

Nih, buat kamu yang suka camping dan hikking, Gunung Rogojembangan adalah pilihan tepat. Jadi, buat kamu yang lagi di Pekalongan dan pingin hikking, datang aja ke Gunung Rogojembangan. Gunung yang memiliki ketinggian 2117 Mdpl ini terletak di Dsa. Gumelem, Kec. Petungkriyono, Pekalongan. Sebelum memutuskan untuk mendaki, sebaiknya persiapkan dulu air yang banyak. Kenapa? sebab, sepanjang perjalanan tidak ada sumber mata air sama sekali. Buat jaga-jaga aja takut kalau-kalau kamu kehausan atau kekurangan air pas mendaki. Selama perjalanan menuju puncak kamu akan melewati 3 pos, yaitu Pos Watu Curung, Pos Igir Selo Girang dan Pos Pringgodani. Oh iya, sebelum menuju puncak kamu juga akan melalui tanjakan mematikan atau para pendaki menyebutnya tanjakan setan karena kemiringannya mencapai 90 derajat. Berhati-hati juga dengan lubang besar dikawasan gunung, dengan kedalaman 2 meter.

2. Dari Gunung Rogojembangan, yuk ah taklukan lagi puncak Tugu Petungkriyono.

puncak Tugu Petungkriyono via www.cintapekalongan.com

puncak Tugu Petungkriyono via www.cintapekalongan.com

Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1930 mdpl berada di sisi timur Gunung Rogojembangan, tepatnya di Kecamatan Petungkriyono, Pekalongan. Disini terdapat tugu peninggalan Belanda yang bernama tugu Trianggulasi. Buat kamu yang tertarik menuju puncak gunung ini, kamu hanya kan memakan waktu pendakian sekitar 60-90 menit.  Cukup singkat, bukan? Ya meskipun sedikit melelahkan, tapi pemdangan alam sekitar yang disuguhkan gunung ini begitu menggoda mata. Benar-benar memberi pengalama luar biasa deh. Jadi, buat kamu yang bisa naklukin gunung Rogojembangan, bisalah nakuluin gunung ini juga, toh tingginya Cuma 1930 mdpl aja.

3. Masih ada Gunung Kendalisodo nih yang bisa kamu daki.

Gunung Kendalisodo via sepatoo.com

Gunung Kendalisodo via sepatoo.com

Gunung yang memiliki ketinggian 1.699 mdpl ini berada di Dsa. Tlogohendro, Kec. Petungkriyono, Pekalongan. Untuk mencapai puncak, kamu cukup memakan waktu pendakian sekitar 30 menit sampai 1 jam saja. Wow, waktu yang relatif singkat bukan? Banyak hal indah yang bisa kamu temukan selama perjalanan menuju puncak, salah satunya taman tasbin yang sudah dilengkapi Gardu pandang. Disini, bisalah kamu berfoto selifie dulu sejenak. Eman-eman kalau dilewatkan.

4. Bukit Pawuluhan, tempat terbaik untuk menyegarkan pikiran.

Bukit Pawuluhan via panduanwisata.id

Bukit Pawuluhan via panduanwisata.id

Bukit Pawuluhan terletak di Dsa. Gembong, Kec. Kandangserang, Kab. Pekalongan, sekitar 3 jam dari pusat kota. Untuk sampai ke lokasi, hanya bisa menggunakan kendaraan roda dua karena jalurnya  sulit dan belum beraspal.

Tempat ini disebut sebagai tempat terbaik untuk melihat golden sunrise di Pekalongan. Buat kamu yang hobby hikking, tempat ini bisa menjadi pilihan. Pendakiannya pun cukup mudah bahkan tanpa harus menggunakan permenggunakan peralatan profesional dengan waktu tempuh pendakian sekitar 2 jam. Camping disini dijamin deh mengasikan.

5. Pingin tau tempat asik di Pekalongan? Ke Wisata Mangrove aja.

wisata Mangrove via www.dewirieka.com

wisata Mangrove via www.dewirieka.com

Wisata Mangrove ini menjadi destinasi favorit buat para wisatawan yang ingin ngadem. Cuaca di Pekalongan memang panas, kalau kata avatar mungkin karena negara api sedang menyerang. Itulah mengapa cuaca di Pekalongan sering panas. Hehee.. bercanda.

Dibangunnya wisata mangrove ini dimanfaatkan untuk menahan air laut yang sering abrasi. Selain itu, disini juga para pengunjung bisa menikmati pendidikan konservasi menggunakan boat dengan tarif 10.000/orang. Dengan boat ini, para wisatawan juga akan dibawa melewati sebuah koridor bernama lorong cinta yang dikelilingi mangrove. Ada juga perpustakaan jika kamu ingin melihat berbagai koleksi bibit mangrove.

6. Buat kamu yang suka wisata adrenalin, di Pekalongan ada Kali Paingan Linggo Asri. Yuk ah dicoba.

Kali Paingan Linggo Asri via www.youtube.com

Kali Paingan Linggo Asri via www.youtube.com

Kali Paingan Linggo Asri ini  berada kawasana wisata Linggo Asri, di Petungkriyono, Kajen, Pekalongan, sekitar 40 km dari pusat kota. Di sini terdapat beberapa fasilitas mengasikan, salah satunya adalah kolam renang. Kolam renang ini berada di ketinggian, itulah mengapa air kolam renang ini  dingin luar biasa. Nah buat kamu yang suka tantangan atau suka sesuatu yang memacu adrenalin, disini ada nih Kali Paingan yang letaknya sekitar sekitar 14 km daru pusat kota. Tempat yang memberikan fasilias arung jeram ini  cocok banget buat kamu yang suka tantangan. Cukup dengan Rp50.000 lengkap dengan peralatannya, kamu sudah bisa menikmati wiasta arung jeram ini.

7. Ingin quality time bersama keluarga? Datang saja ke Perkebunan Teh Pagilaran.

perkebunan Teh Pagilaran via indonesiaindonesia.com

perkebunan Teh Pagilaran via indonesiaindonesia.com

Buat warga Pekalongan, setuju dong kalau Perkebunan teh Pagilaran ini cocok banget buat dijadiin tempat quality time bersama keluarga. Ya, buat kamu yang ingin cari susasana baru atau suasana berbeda bersama keluarga, bisalah datang ke perkebunan teh Pagilaran. Hawa sejuknya itu lho, bikin betah. Buat siapa saja yang pernah kesini rasanya pingin balik lagi dan balik lagi.

Nah, buat kamu yang baru pertama kali datang ke Pekalongan dan membutuhkan susana yang mendamaikan, perkebunan teh pagilaran bisa menjadi pilihan. Perkebunan teh yang memiliki ketinggian 1.000-1.700 mdpl ini berada di Dsa. Keteleng, Kec. Blado, Kab. Batang, dengan luas sekitar 1.100 hektare.  ketinggian antara 1.000-1.700 mdpl yang. Perkebunan Teh Pagilaran berjarak sekitar 36 km dari pusat Kota Batang. Beberapa fasilitas yang ada disini, yaitu wahana outbond, kebun binatang mini, dan  kolam renang.

8. Curug Bajing; wisata alternatif buat kamu yang sudah terlalu sumuk menghabiskan waktu di kota.

Curug Bajing via www.jayanjayan.com

Curug Bajing via www.jayanjayan.com

Curug Bajing berada di dsa. telogopakis, kec. Petungkriyono, kab. Pekalongan. Untuk sampai lokasi, kamu bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp3.000 untuk kendaraan roda empat. Untuk tiket masuknay sendiri dikenakan biaya Rp5.000/orang.

Nah, setelah menempuh perjalan selama 1 jam dari pintu masuk menuju lokasi, kamu akan disuguhi pemandangan yang asri dan hawa yang sejuk. Benar-benar wisata alternatif buat kamu yang terlalu sumuk mengahabiskan waktu di kota. Selain curug Bajing, ada juga Kedung Si Pingit Petungkriyono yang lokasinya tak jauh dari curug Bajing. Kalau udah puas nikamtin pesona air terjun, bisa nih mampir bentar kesini buat menyegarkan diri.

Nah, itulah beberpa wisata alam yang ada di Pekolangan. Cantik-cantik, kan? Iyalah. Jadi sekarang kamu udah tau kan kalau Pekalongan bukan cuma kaya akan batik aja, tapi juga kaya akan wisata alamnya. Nggak usah lama-lama, yuk ah meluncur kesana. Tapi inget, harus tetap jaga kebersihan dan kelestarian alam sekitar ya. Kan kebersehian sebagian dari iman.

Leave a Reply