Kalau Kamu Melewatkan 5 Destinasi Wisata Ini? Berarti Kamu Belum ke Banyuwangi, Men!

Keindahan Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata memang tak lepas dari keindahan wisata alamnya. Bahkan beberapa tempat  sudah menjadi wisata andalan yang namanya sudah populer di kalangan para wisatawan. Sebut saja dataran tinggi Ijen dengan puncaknya Gunung Raung yang mempunyai ketinggian 3282mdpl. Atau, bila menyebut pantai, maka langsung akan ingat Pantai Plengkung yang namanya sudah menjadi perhitungan para wisatawan dunia terutama bagi wisatawan yang memiliki hobby selencar.

Kecantikan wisata Banyuwangi memang mampu menyihir para wisatawan lokal maupun non-lokal. Nah, berikut ini 4 tempat populer di Banyuwangi yang patut untuk dijelajajahi. Nggak usah lama-lama, yuk simak ulasannya.

1. Pantai Teluk Hijau, Bius Ampuh untuk Mengobati Hati yang Galau.

Pantai Teluk Hijau via www.banyuwangipost.com

Pantai Teluk Hijau via www.banyuwangipost.com

Untuk sampai ke pantai Teluk Hijau (Green Bay) yang berjarak sekitar 90km dari pusat kota Banyuwangi, kamu akan disuguhi banyak pemandangan indah, seperti sungai, bukit, persawahan dan pepohonan hijau yang berjejer elegan sepanjang perjalanan.

Setelah tiba di tempat parkir kendaraan yang terletak di kawasan teluk Damai, kamu harus memilih apakah mau menggunakan rute darat atau rute laut. Karena bila menggunakan rute darat kita harus berjalan kaki sejauh 1 km dan tiba di bukit Batu. Dari Bukit Batu, teluk Hijau hanya berjarak 300m. Sementara bila memilih menggunakan jasa perahu bot nelayan, kamu harus mengeluarkan kocek sebesar RP35.000/orang dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Bila kamu memilih rute laut, kamu akan bisa merasakan sensasi naik bot yang begitu mendebarkan namun juga menyenangkan. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan perbukitan yang indah dan batu karang yang terhampar.

Dinamakan teluk Hijau karena airnya laut yang ada di kawasan ini memang berwarna hijau. Aihh,  benar-benar memukau.  Warna hijau yang ditimbulkan ternyata dari dasar perairan dangkalnya yang terdapat alga. Pasirnya yang putih bersih dan pemandangannya yang aduhai, lagi-lagi sukses membayar perjuangan perjalananmu untuk sampai tujuan.

2. Dari Pantai Teluk Hijau, Damaikan lagi Hatimu di Pantai Pulau Merah yang Begitu Memukau.

Pantai Pulau Merah  via www.initempatwisata.com

Pantai Pulau Merah via www.initempatwisata.com

Untuk mencapai pantai pulau Merah, kamu harus menempuh perjalanan sekitar 60km dari pusat kota Banyuwangi ke arah selatan. Bila mengendari mobil, kamu akan menghabiskan waktu dalam perjalanan kurang lebih 2,5 jam. Bila menggunakan kendaraan umum, kamu bisa memanfaatkan jasa angkutan umum dari terminal Banyuwangi dan menggunakan bis jurusan Pasanggaran. Selanjutnya, kamu bisa menggunakan jasa ojek untuk sampai ke pantai Pulau Merah.

Sebelum bernama pantai Pulau Merah, pantai ini bernama pantai Ringinpitu. Ada 2 persi yang akhirnya mengukuhkan nama “merah” pada pantai ini . Pertama, warna tanah yang kemerah-merahan; kedua, konon dari Pulau Merah yang ada di hadapan pantainya yang berjarak sekitar 100m dahulu pernah terpancar cahaya Merah, sehingga akhirnya warga sekitar menamai pantai ini dengan nama Pantai Pulau Merah. Bukan itu saja, yang menajdi ciri khas dari pantai ini yaitu terletak pada bukit hijau kecil berwarna merah yang terdapat disebrang pantai. Menarik, karena kamu dapat berjalan ke bukit tersebut. Hal menarik lainnya adalah pantai ini selalu ramai oleh para wisatawan yang hobby berselancar.

3. Taman Nasional Baluran, Tempat Ciamik untuk Menghabiskan Akhir Pekan.

Taman Nasional Baluran via anekatempatwisata.com

Taman Nasional Baluran via anekatempatwisata.com

Banyuwangi juga menawarkan Taman Nasional Baluran yang terletak di wilayah Banyuputih Situbondo, atau sebelah utara Banyuwangi. Untuk mencapai Baluran, kamu harus menuju ke arah Batangan yang berjarak sekitar 35km, lalu dilanjutkan ke Bekel dengan waktu tempuh sekitar 45 menit perjalanan, sampai akhirnya tiba di Banyuputih. Untuk sampai ke Taman Baluran, kamu harus menempuh lagi perjalanan sekitar 1 jam perjalanan. Bila kamu berunntung, kamu akan menjumpai sekawanan hewan-hewan liar yang melintasi padang safana ini, karena memang jarang hewan-hewan ini menampakan diri.

Taman Hutan Baluran merupakan perwakilan ekosistem hutan kering di pulau Jawa yang terdiri dari tipe vegetasi safana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun.

Buat kamu para pecinta fotografi, tempat ini menjadi tempat paling eskosit untuk melihat sunrise dan sunset. Pokoknya jangan sampai kelewatan ya.

4. Taman Nasional Alas Purwa, Tempat Menarik untuk Mengahbiskan Liburan Berasama Keluarga Tercinta.

Taman Nasional Alas Purwa via www.indonesia.travel

Taman Nasional Alas Purwa via www.indonesia.travel

Alas Purwa adalah satu wisata alam di Banyuwangi yang selalu ramai diburu para wisatawan saat akhir pekan. Terletak di kec. Tegalgrimo dan kec. Purwoharjo, obyek wisata yang satu ini menawarkan pemandangan alam yang begitu mendamaikan. Untuk sampai ke Alas Purwo dari pusat kota Banyuwangi menuju pasar Anyar membutuhkan jarak 60 km, dan dari pasar Anyar menuju Trianggulasi berjarak 12km.

Yang membedakan Alas Purwo dan Taman Nasional Baluran yaitu unsur magicnya. Ya, masyarakat Banyuwangi percaya taman Alas Purwo menyimpan banyak misteri. Mereka pecaya Alas Purwo merupakan tempat pemberhentian terakhir rakyat Majapahit yang menghindar dari sebuah kerajaan Mataram. Mereka juga meyakini bahwa di taman nasional Alas Purwo masih menyimpan keris pusaka Sumlanggandre. Karenanya, di tempat ini masih banyak kalangan masyarakat yang melakukan semedi atau ritual dan upacara-upacara tertentu.

5. Kawah Ijen, Tempat yang Akan Membuat Sadar bahwa Tuhan Memang Maha Mengagumkan.

Kawah Ijen via ijentourism.com

Kawah Ijen via ijentourism.com

Kawah Ijen berada di Gunung Ijen. Untuk dapat mecapai ke kawah Ijen, terdapat dua pilihan jalur yakni lewat jalur utara dan selatan. Bila memilih melewati utara, berarti kita berangkat melewati Situbondo menuju Sempol lewat Wonosari, kemudian dilanjutkan ke Paltuding yang dapat dicapai dengan jarak 93KM dengan jarak tempuh 2,5 jam. Dan bila memilih jalur selatan, perjalanan ditempuh dari Banyuwangi menuju Licin dengan jarak 35km. Meski melelahkan, namun setelah sampai di pucncak, kamu akan disuguhkan oleh pemandangan kawah yang indah dan memesona, kawah tersebutlah yang disebut kawah Ijen.

Kawah Ijen adalah danau kawah yang bersifat asam yang airnya berwarna hijau tosca, yang letaknya berada di puncak ketinggian 2368mdpl, kedalaman danau 200m dan luas kawah 5466 hektar. Disini, kamu juga bisa menemui penambang sulfur. yang melakukan kegiatan setiap harinya  yang mengumpulkan dan mencetak belerang yang ternyata memilliki keampuhan untuk mengobati penyakit kulit.

Fenomena indah dari kawah Ijen yang mampu mengalahkan pesona sunrise dan sunset adalah pesona kawah biru (blue player). Untuk melihat api biru yang keluar dari semburan panas kawah ini kamu harus menunggu waktu malam hari atau tepatnya dini hari sebelum matahari terbit. Dan itu berarti kamu harus melakukan pendakian di waktu dini hari. Sebuah perjuangan, memang. Namun percayalah, kecantikan blue player cukup mampu membayar segala perjalananmu yang melelahkan.

Itulah pesona wisata Banyuwangi yang begitu cantik dan menarik hati. Tertarik untuk mengunjungi? Yang penting tetap jaga kebersihan dan alam sekitar ya. Jangan buang sampah sembarangan. Selamat jalan-jalan.

Leave a Reply