Kalau Kamu Main ke Madura, Jangan Lupa Singgah di Pulau Gili Labak ya

Berbicara tentang Indonesia, tentunya tak pernah lepas dari ratusan ribu pulaunya yang tersebar di seluruh penjuru. Buat kamu pecinta traveling dan fotografi, posisi Indonesia sebagai negara kepulauan tentunya akan sangat menguntungkan. Dan dari banyaknya pulau yang ada Indonesia, pernahkah kamu mengunjungi Pulau Gili Labak? Jika belum, ah rasanya sayang sekali. Tapi jangan khawatir, kamu bisa membaca ulasan mengenai keindahan Gili Labak di bawah ini.

Jangan ngiler ya…

Pertama, Kenali Dulu Pulau Gili Labak. Setelah itu, Tentukan Destinasi Wisatanya.

Gili Labak via @gililabak_island

Gili Labak via @gililabak_island

Gili Labak yang mayoritas penduduknya nelayan, merupakan sebuah pulau kecil dengan luas sekitar 5 hektar. Terletak di Talango, Sumenep, Madura. Tahun 2015 lalu, pulau ini masih terbilang sepi pengunjung, baru beberapa waktu belakangan saja warga setempat mulai serius berbenah untuk menjadikan si cantik Gili Labak sebagai obyek wisata. Butuh perencanaan yang benar-benar matang sebelum berkunjung ke Gili Labak, jangan mendadak, sebab tidak sedikit waktu perjalanan yang ditempuh untuk mencapai pulau kecil ini.

Ke manapun kamu akan pergi, hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah biaya pengeluaran, kondisi badan, kondisi cuaca tempat tujuan, dan estimasi waktu. Buat kamu yang memang tertarik berkunjung ke Gili Labak, berikut ini tiga jalur menuju Gili Labak yang bisa kamu jadikan referensi.

Start dari Surabaya, bisa lewat pelabuhan di Desa Lobuk atau bisa juga Dermaga Saronggi.

Meski Desa Lobuk terbilang sebagai desa kecil, namun desa ini tak jarang menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin menyebrang ke pulau seberang, seperti Gili Raja,Gili Genting, maupun Gili Labak. Banyak wisatawan yang memilih jalur dari Desa Lobuk daripada jalur yang lain. Jika kamu sedang tidak diburu waktu, kamu bisa berjalan sedikit ke arah timur menuju pantai Saronggi. Di sana, terdapat sebuah dermaga kecil yang banyak menyediakan perahu kecil untuk membantu warga yang ingin menyeberang ke pulau Gili Labak.

Strat dari Kota Sumenep, bisa lewat Pelabuhan Kalianget.

Selain dari Desa Lobuk dan Dermaga Saronggi, Pelabuhan Kalianget juga kerap mejadi pilihan wisatawan  untuk menyebrang ke Gili Labak. Selain letaknya yang strategis, pelabuhan ini juga tidak terlalu jauh dari Sumenep, sekitar 10KM dari terminal Sumenep. Pelabuhan Kalianget ini menjadi pelabuhan terbesar di Kabupaten Sumenep. Dari pelabuhan ini kamu juga bisa menuju Pulau Kangean, Pulau Raas, Pulau Masalembu, Pulau Sapudi, dan pulau lainnya yang memiliki keindahan bukan main. Harga sewa perahu dari Kalianget menuju Gili Labak sekitar Rp. 400.000/20 orang dan masih bisa dinego.

Dari Desa Kombang, Pulau Poteran

Jika kamu memilih jalur dari Desa Kombang sebenarnya malah akan memakan banyak waktu. Sebab, dari Pelabuhan Kalianget tersebut, kamu harus nyebrang dulu ke Pulau Poteran. Dan dari pulau Poteran kamu harus berjalan tanpa perlu menyebrang ke Desa Kombang. Memang cenderung memakan banyak waktu. Tapi dari Pelabuhan Kombang menuju ke pulau Gili Labak tidak memakan waktu lebih cepat daripada jalur-jalur lainnya.

Nah, dari ketiga jalur yang ada, rata-rata memakan waktu sekitar tiga jam untuk sampai di Gili Labak

Setibanya di Gili Labak, Kamu Akan Disambut Hamparan Pasir Putih dan Indahnya Biota Laut yang Akan Membuatmu Langsung Jatuh Cinta!

Biota Laut di Gili Labak via @gililabak_island

Biota Laut di Gili Labak via @gililabak_island

Jangan salah, meskipun Gili Labak termasuk dalam golongan pulau kecil, namun Panorama alam bawah lautnya tak bisa diragukan lagi, benar-benar indah sekali. Terumbu karang yang kerap dijadikan tempat bermain petak umpet ikan-ikan lucu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung, terutama bagi para pecinta diving maupun snorkeling. Kamu tak perlu khawatir, kondisi air di sini cenderung tenang dan kedalaman airnya cukup bersahabat bagi para pecinta snorkeling, Ombaknya pun cukup jinak. Jadi, kamu bisa bermain air sesuka hati tanpa perlu merasa was-was.

Tempat Ciamik Seperti Gili Labak Pastinya Memiliki Banyak Spot Untuk Mendapatkan Foto-foto Cantik.

Foto di Gili Labak via @gililabak_island

Foto di Gili Labak via @gililabak_island

Selain refreshing dan memuaskan hasrat snorkeling, hunting foto tentunya juga menjadi prioritas utama bagi kamu yang memang tidak ingin kehilangan momen berharga nan bersejarah. Waktu terbaik berada di Gili Labak adalah saat sore hari, saat matahari perlahan kembali ke peraduannya. Nah, mumpung obyek wisata Gili Labak masih belum terlalu ramai, hal tersebut bisa kamu manfaatkan untuk mencari spot-spot cantik untuk koleksi fotomu yang kemudian bisa kamu pamerkan di media sosial. Dijamin pasti banyak yang nge-like deh.

Menjamurnya Resort dan Tempat Berteduh di Gili Labak Membuatmu Tak Perlu Takut Berlama-lama Main di Pantai.

Resort di Gili Labak via @gililabak_island

Resort di Gili Labak via @gililabak_island

Kini, Gili Labak telah disulap menjadi tempat cantik yang begitu digilai wisatawan. Tak perlu takut kelaparan, sebab sudah ada resort yang menyediakan berbagai makanan. Bukan hanya menyedikan makanan, fasilitas toilet maupun tempat beristirahat sudah tersedia di sini. Meski belum terlalu banyak, setidaknya kamu tidak perlu lagi bingung jika ingin bersitirahat untuk melepas lelah atau bahkan menginap. Jika ingin lebih akrab dengan warga setempat, kamu juga bisa menginap di salah satu rumah warga. Tenang saja, mereka semua ramah-ramah, kok.

Bertegur Sapa Dengan Warga Gili Labak yang Super Ramah.

Rumah-rumah di Gili Labak via @gililabak_island

Rumah-rumah di Gili Labak via @gililabak_island

Bukan hanya pesona alamnya saja yang akan menyambutmu, penduduk setempat juga begitu. Mereka, sangat ramah dan sangat welcome dengan para wisatawan. Disamping mendatangkan rezeki, kunjunganmu juga akan menambah keramaian Pulau Gili Labak yang dulunya memang sangat sepi. Selama kamu bisa menjaga sikap, mereka juga pasti akan segan dan menyambut kunjunganmu.

Sepulang dari Gili Labak,usahakan jangan tinggalkan sampah apapun, tetaplah jaga kebersihan, tetaplah jaga keindahan pulau-pulau di Indonesia ya…

Leave a Reply