Jangan Buru-Buru Ajak Dia Berkomitmen, Kenali Dulu 6 Tanda Pasangan Tak Serius Ini Agar Kamu Tak Menyesel Nantinya

Semua orang pasti ingin memiliki hubungan yang harmonis, pun serius. Di umur yang tak lagi muda, rasanya bukan hal aneh bila kamu mendambakannya. Sayangnya, tidak semua orang yang menjadi pasangan juga tertarik untuk menjalani hubungan serius. Apa yang kamu harapkan ternyata harus dikubur dalam-dalam karena pasanganmu masih main-main dan tak satu pikiran denganmu.

Pada dasarnya, kamu boleh-boleh saja dekat dengan seseorang. Tapi kalau ia menampakkan gejala-gejala ini, bersiaplah mengakui kalau ia cuma main-main denganmu dan tak ada niatan untuk membawa hubungan ke jenjang berikutnya.

Hubunganmu seperti ‘jalan di tempat’, tak ke mana-mana walau sejengkal pun.

Jalan di tempat via kknposdaya7.blogspot.com

Jalan di tempat via kknposdaya7.blogspot.com

Tahu olahraga ‘jalan di tempat’, kan? Coba deh sesekali kamu melakukannya. Sekencang apapun tenaga yang kamu keluarkan untuk beranjak, hasilnya pasti selalu sama; tetap di tempat. Itulah perasaan yang akan kamu rasakan saat bersamanya. Sekuat dan sekeras apapun kamu berusaha, mulai dari ngasih kode sampai memberikan kado spesial, ia tak akan merespon. Kalau olahraga jalan di tempat sih enak-enak aja ya, tapi kalau dalam hubungan, ya, yang ada malah makan ati terus.

Kamu jarang banget dikasih hadiah, sekalipun dikasih, pasti diungkit-ungkit.

Hadiah via www.tulisaja.com

Hadiah via www.tulisaja.com

Hadiah adalah hal yang jarang banget kamu dapat dari dia. Emank sih nggak enak juga kalau ngarep hadiah, tapi coba deh pikirin; kamu udah lama jalan sama dia, kamu udah serius banget, tapi kamu jarang dapat hadiah istimewa dari dia. Yakin dia serius sama kamu? Kebanyakan, ia lebih memilih untuk cuek saat berurusan denganmu, kecuali kalau lagi ada maunya, kaya have fun bareng atau nemenin dia nonton atau olahraga. Atau mungkin kamu pernah dikasih hadiah, tapi saat kamu melakukan sesuatu yang membuatnya kesal, ia pasti akan mengungkit-ungkitnya. Btw, dia girang setengah mati loh saat kamu yang ngasih hadiah. Hmmm.

Waspada dengan jejak rekamnya. Bisa-bisa kamu cuma jadi ‘pengalihan hati’ karena dia masih terbayang-bayang mantannya.

Berbeda Arah via www.sisidunia.com

Berbeda Arah via www.sisidunia.com

Meski nggak terlalu penting, tapi coba deh kroscek lagi masa lalunya. Kalau kamu menemukan sesuatu yang membuatnya selalu diam ketika ditanya masalah ‘mantan’, bisa jadi ia memang masih terjebak dalam zona kenangannya. Nah, kalau sudah sampai sini kan, kamu juga yang repot, niat hati ingin ke jenjang yang lebih serius, tapi harus pudar karena dia belum bisa move-on.  Apapun itu, kamu harus sudah siap bila suatu saat nanti ia nggak bisa kamu ajak berkomitmen secara serius.

Tanpa alasan yang jelas, ia sering mendadak cemburu atau menuntut hal yang pada dasarnya; sepele.

Sering Cemubur via 10girlsphoto.blogspot.co.id

Sering Cemburu via 10girlsphoto.blogspot.co.id

Emang sih, cemburu itu tanda cinta. Tapi kalau bertubi-tubi dan tanpa alasan yang jelas, masa iya itu cinta? Tak banyak orang yang bisa bertahan bila punya pasangan seperti itu. Kamu akan sering dibikin pusing daripada bahagia. Karena sejatinya, hubungan adalah tentang bagaimana dua orang bisa menjaga perasaan tanpa drama-drama aneh. Kalau sudah seperti itu, masih yakin dia mau diajak komitmen secara serius?

Saat ingin kamu kenalkan ke teman atau keluarga, ia selalu punya alasan untuk bilang; “Tidak”

Enggak! via www.theguardian.com

Enggak! via www.theguardian.com

Dalam sebuah hubungan yang serius, mengenalkan pasangan ke teman atau keluarga rasanya adalah hal wajib. Kalau ia sudah menolak bertemu dengan orang-orang terdekatmu, apa iya dia juga bersedia mengikat komitmen bersamamu? Coba deh pikirkan lebih dalam lagi. Sebab mempertemukannya dengan teman dan keluarga, itu berarti mempertemukannya juga dengan duniamu. Maka, kalau memang ia benar-benar serius denganmu, sudah sewajarnya ia bersedia bertemu mereka. Masuk akal bukan?

Atas nama “kebebasan”, ia selalu menolak untuk menuruti perkataanmu. Padahal, itu cuma tameng agar ia bisa dekat dengan lawan jenis di sekitarnya.

Sok Bebas via weheartit.com

Sok Bebas via weheartit.com

Bagi orang dengan tipe seperti ini, rasanya yang ada di dunia ini cuma dia saja. Komitmen pun ia pandang sebagai belenggu yang menghalangi kebebasan. Ia lebih suka melakukan yang disukainya sendiri daripada menghabiskan waktu denganmu. Bahkan, di titik yang paling parah, ia mengatasnamakan ‘kebebasan’ sebagai jalan keluar untuk mendekati lawan jenis yang ada disekitarnya. Selain itu, bila kamu mencoba memulai percakapan ke arah yang lebih serius, ia akan berusaha untuk menghindar dengan berjuta alasan. Baginya, kebebasan atau kesenangannya jauh lebih berharga untuk dipertahankan daripada komitmen yang kamu tawarkan.

Jadi, yakin kamu bersama orang yang tepat untuk diajak serius? Kalau semua sifatnya seperti yang dituliskan di atas, ada baiknya kamu ‘betulkan’ dulu, baru deh mikir komitmen.

Leave a Reply