Bukan Hanya AIDS dan Skizofrenia, Berikut 3 Kondisi Penyakit Paling Aneh yang Jarang Terekspose dan Masih Belum Ditemukan Obatnya

Ada banyak misteri di dunia yang belum terpecahkan, salah satu diantaranya berhubungan dengan dunia medis atau kesehatan. Memang, kurangnya pengetahuan, membuat kita jarang menemui keanehan yang pada dasarnya ada dan cukup mengejutkan. Faktor terjadinya pun bervariasi, ada yang disebabkan oleh buruknya asupan gizi sampai cara hidup seseorang.

Nah, dalam kesempatan ini kami akan memberi sedikit wawasan buatmu soal kondisi kesehatan yang cukup mengejutkan, dan benar-benar ada di dunia.

1. Penyakit manusia batu.

Penyakit manusia batu via

Penyakit manusia batu via

Bila dikaji secara medis, penyakit ini dikenal dengan nama fibrodysplasia ossificans progressivadan. Adalah salah satu keadaan genetik paling langka dalam sejarah ilmu kedokteran. Bila dalam bahasa sehari-hari penyakit ini disebut dengan ‘Penyakit Patung Hidup’. Penyakit Patung Hidup mengakibatkan si penderita menjadi susah bergerak karena ada tulang di berbagai tempat yang tak seharusnya berada. Misalnya, tulang punggung berada di bagian lengan. Pertama kali ditemukan pada tahun 2006.

Penyakit yang terbilang langka ini masih belum ditemukan obat dan pereda sakit bagi yang menderita. Bahkan di dunia, hanya terjadi 800 kasus. Itulah mengapa banyak peneliti yang terus mencari cara menyembuhkannya.

2. Sindrom kuku dan tempurung lutut

Sindrom kuku dan tempurung lutut via48selamanya.blogspot.com

Sindrom kuku dan tempurung lutut via48selamanya.blogspot.com

Dalam bahasa ilmiah, penyakit ini disebut Nail-Patella Syndrome (NPS). Mengakibatkan si penderita mengalami gangguan di bagian kuku serta tempurung lutut. Gejalanya pun tak bisa ditebak, mulai dari kuku yang terbelah menjadi dua, tak sempurna, bahkan tidak adanya kuku di jari. Memang, kasus Nail-Patella Syndrome (NPS) terbilang jarang, tapi di negera terbelakang –bahkan berkembang, penyakit ini sering menjangkit penduduknya. Pola hidup yang tak sehat adalah pemicunya.

Dampak yang paling sering dialami oleh si penderita adalah kesulitan bergerak, dan tak mempunyai tempurung lutut. Tercatat, Nail-Patella Syndrome (NPS) telah menyerang lebih dari 50.000 orang di dunia. Karena gejalanya yang bervariasi, sampai sekarang diagnosis Nail-Patella Syndrome (NPS) masih sulit untuk dilakukan.

3. Xeroderma Pigmentosum

Xeroderma Pigmentosum via prezi.com

Xeroderma Pigmentosum via prezi.com

Penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Vampire’ karena si penderita tak bisa terkena cahaya matahari. Bila dipaksa, si penderita akan mengalami kerusakan kulit yang cukup parah. Hipersensitivitas terhadap cahaya matahari (bahkan cahaya ultraviolet sekali pun) juga akan membuat semua sel rusak karena terbakar. Kondisi ini mirip dengan vampire.

Di lain hal, Xeroderma Pigmentosum sangat sering terjadi di kota-kota yang tingkat polusinya di ambang batas. Dan gejalanya awalnya bisa terlihat sejak masih kecil. Meski belum ada obatnya, hingga kini para dokter tengah merancang baju yang dikhususkan untuk penderita Xeroderma Pigmentosum.

Mengingat kasusnya sedikit, tiga penyakit di atas memang jarang diketahui orang banyak. Itulah mengapa sangat jarang ada tenaga kesehatan bahkan dokter dengan spesialis khusus untuk menangani penyakit di atas.

Leave a Reply