Bukan Dengan Dukun dan Sekutunya, Berikut Anjuran Rasulullah Agar Rumah Terbebas dari Gangguan Syaitan

Kelebihan syaitan yaitu keberadaannya tak bisa dilihat secara kasat mata oleh manusia. Mereka bisa dengan leluasa berada disekeliling manusia, dengan membawa misi utama; yakni menjerumuskan manusia sebanyak-banyaknya agar kelak menjadi temannya di neraka.

Banyak kebudayaan atau aliran kepercayaan untuk menangkal hal tersebut, dengan mengajarkan cara-cara magis agar syaitan tidak berani masuk rumah. Misalnya, menggantung gambar-gambar atau tulisan atau benda-benda di depan pintu. Menggantung hal-hal yang demikian itu di depan pintu dipecaya  mampu menghalau kedatangan syaitan. Bahkan ada sejumlah orang yang mengundang dukun atau paranormal demi mendapatkan rumah yang aman dari gangguan syaitan, dengan cara membaca mantera sembari menabur garam disekeliling rumahnya.

Semua usaha yang dimaksudkan tersebut semata-mata hanya untuk melindungi rumah dari godaan-godaan syaithan yang terkutuk. Namun, sebenarnya cara yang demikian itu salah, tanpa sadar, mereka justru sudah terperangkap godaannya. Tanpa sadar, mereka sudah melakukan dosa syirik yang merupakan dosa besar yaitu dengan mempercayai adanya kekuatan besar lain selain kekuatan Allah. Padahal tak ada daya dan upaya melainkan perlindungan dari Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Imam Ahmad.

Pernah suatu ketika Rasulullah melihat ada seorang pria yang memakai gelang dari kuningan di pergelangan tangannya. Kemudian Nabi bertanya: “Untuk apakah gelang tersebut?” Pria itu pun menjawab: “(Gelang ini untuk mencegah) wahinah (penyakit yang ada di lengan atas)”. Mendengar hal itu Nabi lalu berkata: “Buanglah gelang tersebut. Gelang itu justru membuatmu semakin lemah. Seandainya engkau mati dalam keadaan masih memakai gelang tersebut, engkau tidak akan beruntung selamanya”. (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)

Untuk melindungi rumah dari gangguan syaitan, sebagai seorang muslim, seharusnya kita tetap berpegang teguh pada Al Qur’an dan Hadist. Nah, berikut ini beberapa cara mengusir syaitan menurut ajaran islam yang bisa langsung kamu terapkan. Semoga bermanfaat. Yuk simak.

Membaca Basmallah Ketika Masuk Dan Keluar Pintu Rumah

Membaca Basmallah via www.sbs.com.au

Membaca Basmallah via www.sbs.com.au

Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, Rasulullah bersabda:

 “Dan tutuplah pintu kalian seraya membaca basmallah, karena syaithan tidak akan mampu membuka pintu yang tertutup (dengan bacaan basmallah)….”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Saat hendak masuk atau keluar rumah biasakanlah membaca basmallah agar syaitan tidak membuntuti kita saat keluar-masuk rumah. Dengan begitu, kita akan terlindungi dari tipu daya dan godaan-godaan Syaitan yang melenakan.

Menjelang maghrib, tutuplah pintu dan jangan biarkan anak-anak keluar rumah.

tutuplah pintu via www.divorcedoula.me

tutuplah pintu via www.divorcedoula.me

Rasulullah bersabda:

“Apabila malam telah datang (setelah matahari tenggelam) tahanlah anak-anak kalian, karena syaithan bertebaran waktu itu. Apabila telah berlalu sesaat dari waktu Isya, lepaskanlah (biarkanlah) mereka. Tutuplah pintumu dan sebutlah nama Allah”. (HR. Bukhari)

Tidak ada hal lain yang dibawa syaitan ke rumah selain kemadharatan bagi para penghuninya. Waktu yang paling disukai syaitan adalah waktu maghrib, di waktu-waktu tersebut banyak syaitan yang berkeliaran. Oleh karena itu, di waktu-waktu tersebut dianjurkan untuk menutup pintu rumah dengan membaca basmallah dan jangan biarkan anak-anak keluar rumah. Padahal kegiatan yang semacam itu hanya membawa kesia-siaan belaka karena tidak mendatangkan sedikitpun pahala

Namun fakta zaman sekarang berkata lain, tak sedikit keluarga muslim yang membiarkan anak-anaknya menghabiskan waktu di luar rumah saat maghrib, seperti; nongkrong, ngobrol, main musik, nggosip, dll. Bahkan yang lebih mengherankan lagi, para keluarga muslim menganggap kegiatan tersebut adalah sesuatu yang wajar. Dalam hal ini, sebaiknya para orang tua harus lebih tegas lagi, sebab perilaku semacam itu justru bisa membawa anak-anak mereka menuju neraka dan menjadi teman syaitan selama-lamanya. Semoga kita selalu dilindungi Allah Aza wa jalla. Amiin..

Leave a Reply