Buat Kamu yang Masih Susah Memaafkan Mereka yang Menyakitimu, Mungkin 6 Cara Islam Ini Bisa Kamu Lakukan

Maafkan dan lupakanlah seringkali menjadi saran orang lain bagi kita yang terlanjur merasakan sakit hati dan kecewa dengan perbuatan buruk seseorang. Karena dengan memaafkan dan melupakan terbukti dapat meredakan kekecewaan. Sayangnya hal tersebut tidak semudah yang diucapkan, karena maaf dan memaafkan adalah pekerjaan hati yang mengandalkan unsur rasa, sementara melupakan adalah produk pikiran yang didasari melalui pertimbangan nalar. Namun celakanya hati bekerja kebalikan dari apa yang dipikirkan. Contohnya, ketika kita dikhianati pasangan dan harus memaafkannya maka perang batin pasti berkecamuk dalam hati. Di satu sisi ada rasa marah, benci, kecewa dan sedih, tapi di sisi lain kita seoalh dipaksa menerima kesalahan pasangan demi memertahankan hubungan. Lantas bagaimana mungkin kita melupakan kalau nyatanya emosi masih bergejolak dalam hati?

Nah, berikut islam tips-tips yang bisa kamu aplikasikan agar kamu bisa memaafkan tanpa rasa sakit sakit menurut pandangan islam. Bagaimana caranya? Simak baik-baik ya.

1. Meyakini hal tersebut adalah takdir Allah SWT

Pasrah via www.globalmuslim.web.id

Pasrah via www.globalmuslim.web.id

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk memaafkan seseorang tanpa rasa sakit hati adalah dengan meyakini bahwa perbuatan buruknya merupakan takdir Allah SWT yang telah ditetapkan untuk kita. Allah lah yang telah menciptakan perbuatan para hamba, seperti dalam firmannya dalam QS. Ash-Shaffat ayat 96.

“Dan Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.” (QS. Ash-Shaffat:96)

Karena itulah, kita bisa memandang perbuatan yang tidak menyenangkan yang tidak dilakukan orang lain pada kita adalah sebuah takdir. Dan sebagai hamba Allah, kita menerima dan beriman pada takdir yang telah Allah tetapkan sehingga kita paham bahwa Allah-lah yang pada hakikatnya menimpakan musibah pada kita melalui orang yang berbuat aniaya.

2. Mengingat dosa yang pernah dilakukan

Mengingat dosa via beninglara.com

Mengingat dosa via beninglara.com

Cara selanjutnya dengan mengingat bahwa kita pun pernah melakukan banyak dosa dan musibah yang terjadi juga disebabkan karena dosa-dosa yang kita perbuat. Maka Allah SWT menjadikan orang-orang yang berbuat aniaya pada kita karena perbuatan dosa yang kita lakukan. Allah SWT berfirman:

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh [erbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagaian besar (dari kesalahan-kesalahanmmu).” (QS. As-Syura: 30)

3. Sabar mendatangkan pahala

Sabar via ppdarulhikmahsby.wordpress.com

Sabar via ppdarulhikmahsby.wordpress.com

Cara yang ketiga untuk memaafkan tanpa rasa sakit adalah dengan menanamkan pada diri sendiri bahwa sabar dan memaafkan akan mendatangkan pahala yang sangat besar, diantara pahala tersebut adalah Allah mengatakan bahwa Allah akan bersama orang-orang yang sabar. Seperti dalam firman Allah berikut ini.

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar:10)

Dalam firman Allah lainnya,

“Maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.” (QS. Asy-Syura:40)

Inilah beberapa ayat yang menjanjikan beberapa pahala yang begitu luas bagi orang-oang yang memaafkan kesalahan orang lain.

4. Segala perbuatan ada balasannya

ada balasannya via www.slideshare.net

ada balasannya via www.slideshare.net

Cara selanjutnya yaitu hendaknya kita tanamkan pula dalam jiwa bahwa balasan itu tergantung dari bentuk perbuatannya. Ya, ketika kita sadar bahwa adalah orang yang banyak berbuat dosa pada Allah baik disebabkan oleh hati, lisan atau anggota tubuh lainnya baik yang kita sadari maupun tidak, maka tentunya kita akan amat sangat butuh ampunan Allah SWT. Dengan kita memberikan maaf pada orang-orang yang telah bersalah pada kita, orang-orang yang bersifat buruk pada kita, maka dengan amalan ini kita berharap Allah pun mengampuni kita atas perbuatan dosa dan aniaya terhadap diri sendiri. Dengan mudahnya kita memaafkan orang lain, maka kita berharap Allah pun akan dengan mudah mengampuni dosa-dosa kita.

5. Tidak membalas perbuatan buruk

Tidak membalas perbuatan buruk via www.kabarmakkah.com

Tidak membalas perbuatan buruk via www.kabarmakkah.com

Cara kelima adalah tidak membalas perbuatan aniaya orang lain kepada kita dengan perbuatan yang sama, karena hal ini adalah sunnah Rasulullah SAW. Kita semua yakin tidak ada orang yang lebih mulia dan tidak ada orang lebih agung harga dirinya serta lebih terhormat daripada nabi kita Muhammad SAW. Bersamaan dengan itu, tidak pernah sekalipun Beliau membalas penganiayaan orang lain terhadap dirinya. Maka kita yang kehormatan dan harga dirinya jauh dibandingkan dengan Rasulullah lebih pantas lagi memaafkan orang-orang yang tidak baik pada kita. Memaafkan adalah bagian dari sunnah Rasulullah SAW. dan membalas adalah bukan dari bagian sunnah Beliau. Dan jika kita mampu untuk mengendalikan  diri kita untuk tidak membalas maka perbuatan ini adalah suatu kebaikan yang besar dan akan melahirkan kebaikan-kebaikan yang lainnya. Karena sebuah kebaikan akan membuahkan kebaikan yang lain.

6. Membalas perbuatan buruk membuat kita menjadi orang dzalim

Membalas perbuatan buruk adalah sia-sia via www.fsrmm.com

Membalas perbuatan buruk adalah sia-sia via www.fsrmm.com

Jika kita membalas buruk perbuat buruk perbuatan orang lain dengan perbuatan yang sama, maka bukan tidak mungkin perbuatan membalas tersebut akan menyeret kita  untuk melakukan aniaya kepada orang lain. Karena sulit bagi seseorang untuk membalas suatu perbuatan dengan balasan yang pas, dan hampir dari semua orang yang membalas, mereka akan membalas dengan perbuatan aniaya yang lebih. Sehingga dia yang sebelumnya didzolimi tetapi dengan membalas dengan balasan yang lebih, keadaan pun berganti, dia menjadi orang dzalim. Hal ini termasuk kerugian yang sangat besar.

Maka sebaiknya kita mencegah diri sendiri untuk membalas kedzoliman orang lain. Biarlah kita menempati posisi yang didzolimi kemudian bersabar sehingga nantinya kita dapat meraih kebaikan-kebaikan yang amat sangat banyak.

Nah, demikilan beberapa tips memaanfkan tanpa rasa sakit hati. Semoga cara ini dapat membantu kita agar kita mudah memaafkan orang yang telah berbuat jahat pada kita demi meraih ganjaran yang lebih besar di sisi Allah SWT dan surganya melalui modal memaafkan siapa saja yang berbuat salah kepada kita.

Leave a Reply