Beberapa Negara yang Disarankan Rasulullah Untuk Ditinggali Menjelang Akhir Zaman

Dalam hadits dan Al Quran disebutkan bahwa tanda-tanda akhir zaman itu begitu mengerikan, terlebih bagi mereka yang jauh dari ajaran islam.  Salah satu tanda paling mengerikan menjelang akhir zaman adalah munculnya Dajjal. Kehadiran Dajjal di bumi ini untuk menebar fitnah dimana-mana. Untuk kaum muslimin yang ingin terhendiar dari kengerian ahkir zaman, berikut ini negara-negara yang disarankan Rasulullah SAW untuk ditinggali karena begitu diberkahi Allah SWT.

1. Mekah dan Madinah.

Mekah dan Madinah via webhaji.com

Mekah dan Madinah via webhaji.com

Mekah dan Madinah menjadi negara yang sangat disarankan Rasulullah SAW untuk ditinggali ketika akhir zaman. Pasalnya, kedua kota suci ini terbebas dari kesadisan fitnah Dajjal. Allah SWT juga menjamin bahwa kedua kota ini akan dijaga oleh ribuan malaikat dari fitnah Dajjal yang kejam.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

“Tiada suatu negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Makkah dan Madinah yang tidak. Tiada suatu lorong pun dari lorong-lorong Makkah dan Madinah itu, melainkan di situ ada para malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal itu turun lah di suatu tanah yang berpasir ( di luar Madinah ) lalu kota Madinah bergoncanglah sebanyak tiga goncangan dan dari goncangan-goncangan itu Allah akan mengeluarkan setiap orang kafir dan munafik (dari Makkah – Madinah) .” (         HR. Imam Muslim).

2. Yaman.

Yaman via remajaislamantisyiah.wordpress.com

Yaman via remajaislamantisyiah.wordpress.com

Selain Mekah dan Madinah, Rasulullah SAW juga menetapkan Yaman sebagai negeri yang wajib ditinggali menjelang akhir zaman. Dalam Al Quran, Yaman disebutkan sebagai negeri yang aman, tentram dan senantiasa mendapat ampunan Tuhan (baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur).

Rasulullah SAW bersabda:

 “Penduduk Yaman telah datang kepada kalian, mereka adalah orang-orang yang paling luluh hati, dan paling lembut hati, keimanan ada di Yaman dan hikmah ada di Yaman. (HR. Bukhari dan Muslim).

“Sesungguhnya kelak aku akan berada di samping telagaku. Kemudian Aku akan menghalangi orang-orang yang akan meminum dari telagaku, agar penduduk Yaman dapat meminumnya terlebih dahulu. Aku memukul dengan tongkatku, sehingga air telaga tersebut mengalir untuk mereka.” (HR. Muslim)

Bahkan, Rasulullah SAW tak henti-hentinya memuji negeri Yaman ini. Beliau mengatakan bahwa negeri Yaman adalah negeri yang selalu dikaruniai Tuhan, banyak kemurahan dan hikmah terpancar di sana.

Melalui QS. Al-Maidah ayat 54, Allah SWT berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas [pemberian-Nya] lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Maidah: 54)

Sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa kaum yang dimaksudkan dalam QS. Al-Maidah ayat 54  adalah kaum Anshor. Namun, pendapat lain menyebutkan bahwa kaum yang dimaksudkan itu adalah penduduk Yaman.

Sebagaimana dipaparkan oleh Imam al Qurtubi dalam sebuah tafsirnya.

“Turunnya ayat ini; terang Imam Al Qurtubi, berkenaan dengan kabilah yang bernama al Asy-‘ari. Dalam riwayat disebutkan: setelah ayat ini turun, beberapa rombongan kapal dari kabilah al Asy-‘ari dan kabilah-kabilah lainnya dari negeri Yaman, datang melalui jalur laut. Mereka adalah kaum muslimin yang tertindas di negerinya pada masa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam masih hidup. Merekalah yang berjasa dalam penaklukan negeri Irak (melalui perang Al Qodisiyyah) pada masa kekhilafahan Umar radhiyallahu’anhu.”

3. Syam.

Syam via muslim.or.id

Syam via muslim.or.id

Negeri syam menjadi negeri ke-4 yang sangat disarankan Rasulullah untuk ditinggali di akhir zaman setelah Mekah, Madinah dan Yaman. Rasulullah menyebutkan, bahwa Negeri Syam ini juga negeri yang diberkahi Allah dan senantiasa dijaga oleh para malaikat sehingga sangat disarankan untuk  ditinggali .

Rasulullah SAW bersabada:

 “Beruntunglah negeri Syam. Sahabat bertanya: mengapa? Jawab Nabi saw: Malaikat rahmat membentangkan sayapnya di atas negeri Syam.” (HR. Imam Ahmad)

“Al-Masih Dajjal akan datang dari arah timur, ia menuju Madinah, hingga berada di balik Uhud, ia disambut oleh malaikat, maka malaikat membelokkan arahnya ke Syam, di sana ia dibinasakan, di sana dibinasakan.” (HR. Imam Ahmad).

Wilayah Timur Tengah yang masuk dalam lingkup Negeri Syam yaitu Suriah, Palestina dan Lebanon.

Ya, itulah 4 negera yang disarankan Rasulullah untuk ditinggali. Semoga bermanfaat. Dan, jika ada kekurangan mohon dimaafkan. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang dimuliakan Allah SWT. Amiin.

2 Comments

  1. herman February 19, 2016

Leave a Reply