Apa Sih Keistimewaan Sepertiga Malam dalam Pandangan Islam?

Allah SWT Memberikan malam hari sebagai tanda kekausaanya, sebagaimana Ia memebrikan siang hari. Malam adalah saat yang tenang dan hening. Dalam ketenangan dan keheningan itulah muncul kejernihan hati dan pikiran. Malam adalah saat yang tepat untuk berkhalwat kepada Allah SWT. Beribadah disaat malam adalah saat salah satu cara untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Allah SWT berfirman:

Tuhan kita turun ke langit dunia setiap malam ketika seperdua malam telah berlalu. Dia berfirman, ‘Adakah orang yang berdoa kepadaKu sehingga Aku mengabulkannya?Adakah orang yang memohon ampunan kepadaKu sehingga Aku mengampuninya.” (HR. Bukhori)

Orang-orang yang bangun di tengah malam kelak akan berada di surga Allah. Dalam Al quran, Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di taman-taman (surga) dan di mata air-mata air. Sambil apa yang mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka, sesungguhnya mereka sebelumnya di dunia…adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit-sedikit tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampunan kepada Allah.” (QS. Adz Dzariyaat:15-18)

Sepertiga Malam via albertjoko.wordpress.com

Sepertiga Malam via albertjoko.wordpress.com

Allah menjanjikan, seseorang orang yang sholat malam dapat menebus kesalahan, menjernihkan hati dan pikiran, serta menghilangkan berbagai jenis penyakit jasmani dan rohani. Dengan sholat malam, orang yang berdosa akan diterima taubat dan istighfarnya. Pada sepertiga malam terakhir, ada sumber kekuatan yang Maha Dasyat yang pada saat itulah Allah turun ke langit bumi untuk memberikan kesempatan kepada hambaNya untuk memohon, mengadu, serta memohon ampunan.

Rasulullah SAW. Bersabda:

“Allah tabaaraka wata’ala turun setiap malam ke langit bumi, ketika malam tersisa sepertiga terakhir. Ia berkata, “adakah yang memohon kepadaKu agar Aku kabulkan, adakah yang meminta kepadaKu agar Aku berikan,  adakah yang memohon ampun agar Aku ampuni.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Adapun sholat sunnah terbaik yang bisa dilakukan disaat malam adalah sholat tahajud. Allah berfirman:

“Dan pada sebagian malam bertahajudlah sebagai tambahan ibadah bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Israa:79)

Selain mengandung aspek spiritual yang tinggi, bangun disaat malam juga ternyata juga memilki manfaat yang sangat menyehatkan. Seperti yang diuraikan dalam buku Ajaibnya Bangun Malam dan Bangun Pagi karya Muhammad Yusuf bin Abdurrahman. Ia memaparkan, bangun malam akan membuat pikiran segar, terhindar dari stress, menjadikan pelakunya sabar, ikhlas, bersyujur, selalu optimis, dan tidak mudah marah. Bangun malam juga akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan terhindar dari berbagai penyakit, seperti jantung, struk, infeksi, kanker, nyeri punggung, melancarakan peredaran darah, memperbaiki sel-sel yang rusak, terapi bagi penderita diabetes, gagal ginjal, dan bahkan bisa mencerdaskan otak dan menajamkan memori.

Semasa hidupnya, Rasulullah selalu bangun disepertiga malam untuk melaksanakan sholat. Rasulullah memulai sholat malam dengan dua rokaat yang ringan. Rasulullah bersabada:

Jika seseorang dari kalian bangun pada malam hari, hendaklah dia memulai sholat malamnya dengan dua rokaat yang ringan.” (HR. Muslim)

Bahkan dalam salah satu riwayat dikatakan bagaimana Rasulullah sampai bengkak dan pecah-pecah kakinya demi menegakan qiyamullail, hingga Asiyah R.A bertanya: “wahai Rasul, kenapa engkau melakukan ini semua? Padahal Allah telah mengampuni segala kesalahanmu di masa lalu maupun di masa mendatang.” Beliau menjawab: “apakah tidak boleh aku ingin menajdi seorang hamba yang bersyukur,”

Tips shalat sepertiga malam via dedenhendrayana.com

Tips shalat sepertiga malam via dedenhendrayana.com

Para sahabat pun selalu berupaya menghidupkan malam-malamnya. Umar bin Khatab R.A membangunkan keluarganya untuk melaksanakan sholat sunnah. Umar berkata: “sekiranya bukan karena 3 hal aku tidak ingin hidup lebih lama, yaitu; berjihad di jalan Allah, bersusah payah di malam hari, dan berkumpul dengan orang banyak untuk mengambil nasehat-nasehat terbaik.”

Seorang sahabat Rasulullah terkena panah lawan ditangannya ketika sedang mendirikan qiyamulail lalu ia cabut panah tersebut dan melanjutkan lagi sholatnya. Temannya yang melihat ini bertanya, “mengapa kau melanjutkan sholatmu?” dia menjawab,”bahwa sesungguhnya hilang nyawa lebih baik dariku daripada harus menghentikan sholatku.”

Meski sholat malam adalah salah satu amalan yang utama, islam tidak menginginkan seseoang menjalankan ibadah dalam keadaan lelah dan lesu sehingga menjadikan beban baginya. Sebaiknya islam menganjurkan agar setiap ibadah memberikan kenikmatan rohani. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah melarang seseorang mengerjakan sholat dalam keadaan mengantuk.

Rasulullah bersabda:

“Jika seseorang diantara kalian mengantuk dalam sholat, hendaklah ia tidur dahulu hingga kantuknya hilang. Jika seseorang dari kalian sholat dalam keadaan mengantuk, alih-alih memohon ampunan. Ia mencela dirinya sendiri.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Berikut ini ada beberapa tips agar mudah bangun di sepertiga malam.

  1. Niat yang kuat
  2. Tidur di awal waktu seperti yang dilakukan nabi. Lakukan juga amalan sebelum tidur.
  3. Jika ada kesempatan, tidurlah saat siang hari.
  4. Jangan makan terlalu kenyang. Karena perut yang terlalu kenyang akan membuat hati dan tubuh malas untuk bergerak atau beribadah.
  5. Ajaklah keluarga untuk qiyamullail supaya bisa jadi pengingat satu sama lain.
  6. Manfaatkan teknologi yang ada, salah satunya dengan menyalakan alaram.

Mengapa spertiga malam serasa begitu istimewa dan luar biasa? Karena di waktu inilah rasa cinta seorang hamba diuji. Bangun disepertiga malam bukanlah perkara yang mudah dan godaannya begitu berat. Tidak semua orang mau menggantikan kenikmatan tidur untuk bangkit dan mengadap Sang Pemberi nikamt. Semoga kita menjadi hamba yang terus memperbaiki diri. Amiin.

Leave a Reply