6 Alasan Mengapa Kamu Harus Datang ke Dieng Culture Festival edisi ke-7

Indonesia tak hanya memiliki pesona wisata yang medunia, tapi juga pesona kultur budayanya yang membuat para wisatawan asing rindu akan negeri seribu pulau ini. Kultur budaya di suatu tempat wisata pun biasanya dibarengi dengan event berbentuk festival. Dan pada tahun 2016 ini, para wisatawan akan disuguhkan segudang event keren yang akan membuat siapa saja sadar betapa Indonesia itu benar-benar kaya. Dari banyaknya festival budaya, ada sebuah event yang telah berjalan bertahun-tahun dan sangat direkomendasikan buat kamu pecinta festival event; Dieng Culture Festival edisi ke 7.

Festival yang kental akan kultur budaya ini selalu digelar tiap tengah tahun di Dataran Tinggi Dieng. Ada berbagai acara menarik yang dikemas dengan banyak kreasi. Dijamin, saat di sana kamu akan betah dan nggak mau pulang. Sebagai bahan pertimbangan, tahun lalu saja lebih dari 20.000 pengunjung yang ‘tumpah’ di venue Dieng Culture Festival ke-6. Jadi kebanyang donk gimana ramainya Dieng Culture Festival ke-7 yang bakal diadakan tanggal 5-7 Agustus nanti?

Nah, bagi kamu yang ingin datang, berikut kami berikan ulasannya.

1. Dieng Culture Festival ke-7 selalu diadakan saat musim kemarau dengan suhu udara minus. Kebayangkan dinginnya gimana?

Dieng Culture Festival via indonesianvacation.com

Dieng Culture Festival via indonesianvacation.com

Event yang pada awalnya dibantu mahasiswa KKN ini, sudah dilaksanakan sebanyak 6 kali. Tahun ini masuk tahun ke-7. Yang manarik, DFC selalu diadakan ketika musim kemarau (Juli-Agustus) dimana suhu udara sekitar mencapai minus 2 derajat. Kebayang donk gimana dinginnya udara di sana? Untuk jaga-jaga, kamu bisa membawa jaket atau penghangat tubuh lainnya. Oh ya, bagi kamu yang nggak betah dingin atau memang alergi terhadap udara dingin, disarankan untuk tidak berada di DFC.

2. Suka music Jazz? Coba deh ke event Jazz Atas Awan yang bikin hati ayem tentrem.

Jazz atas awan via blog.gogonesia.com

Jazz atas awan via blog.gogonesia.com

Bagi kamu yang suka benget sama musik Jazz, rasanya nggak afdol kalau belum ke DFC untuk lihat Jazz Atas Awan. Event inilah yang sebenarnya ditunggu-tunggu para pecinta musik Jazz, baik lokal maupun nasional. Kalau mainstreamnya kita selalu dengar Jazz di café-café atau restaurant, DFC bisa ngajak kamu menikmati musik Jazz di atas awan. Kerennya, Jazz Atas Awan diadakan tepat di depan Candi Arjuna Dieng yang memiliki ketinggian 2000 mdpl. Kebayang donk gimana romantisnya? Apalagi kamu ajak si pacar atau kerabat tersayang. Dijamin, musik Jazz cuma buat kalian! Hehe…

3. Langit Dieng akan dipenuhi lampion. Moment paling pas untuk make a wish kisah cinta kalian.

Pesta lampion via indahfajarwatii.blogspot.com

Pesta lampion via indahfajarwatii.blogspot.com

Salah satu hal romantis yang bisa kalian temui di DFC adalah banyaknya lampion yang menghiasi langit Dataran Tinggi Dieng. Bahkan, kamu bisa membuatnya dan menerbangkannya sendiri; abis itu make a wish, deh. Ah, memorable abis! Setelah puas menerbangkan lampion, kamu bisa duduk memandanginya. Melihat lampion bertebaran yang bikin suasana makin romantis bareng kekasih hati. Dan buat jomblo nggak usah takut, ajak aja kerabat atau keluarga, bahagia kan nggak melulu sama pacar toh? Atau siapa tahu, kamu malah nemuin jodoh kamu di DFC. Bisa jadi ya kan…

4. Nggak usah takut kelaparan. Dieng punya sajian menu yang udah melegenda banget; Mie Ongklok.

Mie Ongklok via nationalgeographic.co.id

Mie Ongklok via nationalgeographic.co.id

Jalan-jalan ke Dieng dengan acaranya yang banyak banget, pasti bikin perut meronta-ronta. Nah, setelah puas muter-muter, kamu bisa mencicipi sajian kuliner khas Dieng yang udah melegenda banget; Mie Ongklok. Sangat cocok sekali disantap saat tubuh mengigil kedinginan. Oh ya, selain itu kamu juga bisa membawa oleh-oleh khas Dieng yang lain, yaitu Carica. Minuman ini memang sudah jadi trandmark-nya warga Dieng. Rasanya yang unik akan membuatmu selalu rindu akan Dataran Tinggi Dieng.

5. Ke DFC punya segudang destinasi wisata yang oke benget, dan ada beberapa diantaranya gratis.

Jalan-jalan ke Dieng via www.dennyariyanto.com

Jalan-jalan ke Dieng via www.dennyariyanto.com

Dataran Tinggi Dieng menyimpan segudang tempat wisata yang bisa kamu kunjungi. Nah, saat kamu ke DFC nanti, cobalah untuk mengeksplore Dieng dengan berjalan kaki. Ya, lokasinya yang sejuk tak akan membuatmu keringatan, ditambah kamu juga bisa merasakan udara paling bersih di Jawa Tengah. Beberapa destinasi wisata unggulan antara lain Candi Arjuna (venue utama), Kawah Sikidang, Bukit Pangonan, Telaga Warna, Puncak Sikunir, Telaga Cebong, Telaga Merdada, Museum Kailasa, hingga Dieng Theatre. Oh ya, kamu bisa kunjungi tiga destinasi dengan saat membeli tiket VIP Dieng Culture Festival. Asyik kan?

6. Sebagai penutup, kamu bisa menyakiskan ritual cukur rambut gimbal yang bakal bikin jalan-jalanmu makin sempurna.

Pemotongan rambut gimbal via travel.kompas.com

Pemotongan rambut gimbal via travel.kompas.com

Ritual cukur rambut gimbal merupakan event terpenting saat datang ke DFC. Event ini menyuguhkan prosesi pemotongan rambut gimbal anak-anak Dieng. Menjadi semacam ritual yang terbilang sakral bagi warga Dieng sendiri. Nah, sebagai imbalan, anak-anak yang dipotong rambutnya berhak meminta sesuatu pada keluarga. Permintaan ini cukup beragam, ada TV, kulkas, sepeda, bahkan kambing. Permintaan ini pun harus dituruti oleh keluarga. Sebuah ritual budaya bisa menjadi atraksi wisata, menarik kan?

Oke, jadi gimana? Tertarik ke DFC? Yuk, catet tanggalnya dan nikmati petualangannya.

Leave a Reply