10 Dampak Negatif Dari Teh yang Harus Kamu Perhatikan

Sebagian besar orang Indonesia cenderung menyukai teh. Di setiap warung makan atau bahkan di rumah, pasti menyedikan menu minuman teh. Selain nikmat untuk diminum, teh memang minuman herbal yang baik untuk kesehatan. Dibalik sejuta manfaatnya, sayangnya tak semua orang tahu, bahwa teh juga memiliki efek negatif. Apa saja sisi negatif dari teh? Yuk simak ulasan berikut ini.

1. Jangan biasakan langsung minum teh selepas makan jika tak ingin nutrisi yang masuk ke dalam tubuh terserap.

Jangan minum teh setelah makan via food.ninemsn.com.au

Jangan minum teh setelah makan via food.ninemsn.com.au

Tahukan kamu, bahwa minum teh setelah makan sebenarnya tidak dianjurkan. Kenapa? Sebab, teh memiliki sifat menyerap. Jadi, jika kamu langsung minum teh selepas makan, maka asupan gizi dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhmu bisa ikut terserap. Nah, untuk menghindari itu, sebaiknya jangan langsung minum teh apalagi es teh selepas makan, kamu bisa menggantinya dengan air putih terlebih dulu, selang dua jam baru deh kamu bisa dengan leluasa minum teh atau es teh.

2. Minum es teh saat haus justru akan semakin meningkatkan dehidrasimu.

Jangan minum teh saat dehidrasi via hdwallpapersrocks.com

Jangan minum teh saat dehidrasi via hdwallpapersrocks.com

Minum es teh saat cuaca tengah panas-panasnya memang sangat menyegarkan. Tapi sebenarnya minum es teh saat sedang kehausan justru akan membuat rasa dahagamu semakin meningkat. Awalnya mungkin tak memberi efek apa-apa, tapi lama-lama kamu akan dehidrasi lagi dan lagi. Sebab,  teh memiliki sifat diuretik yang bisa memperlancar buang air. Jadi, saat dehidrasi sebaiknya minum air mineral saja.

3. Terlalu sering minum teh ternyata bisa meningkatkan resiko batu ginjal.

Batu ginjal via www.plazmedia.com

Batu ginjal via www.plazmedia.com

Buat kamu yang hobby minum teh, kamu harus tahu ini, karena terlalu sering minum teh ternyata  bisa meningkatkan resiko batu ginjal. Teh mengandung zat oxalate, zat inilah yang menjadi penyebab utama tumbuhnya batu ginjal. Jadi, sebaiknya mulai sekarang cobalah untuk mengurangi mengkonsumsi teh. Dan, hindari minum teh setelah makan, sebab minum teh setelah makan justru sangat memberi peluang besar terserang batu ginjal.

4. Jika tidak ingin terserang asam lambung, hindari minum teh saat perut kosong.

Perut kosong via www.telegraph.co.uk

Perut kosong via www.telegraph.co.uk

Perut yang kosong sangat rentan akan penyakit, salah satunya adalah penyakit maag. Saat perut sedang kosong sebaiknya hindari minum-minuman yang mengandung soda. Sebab itu justru akan merusak lambungmu. Selain minuman soda, minum teh juga tidak dianjurkan saat perut dalam keadaan kososng. Minum teh saat perut kosong bisa meningkatkan asam lambung. Jagalah tubuhmu, sebab tubuhmu adalah aset masa depanmu. Pepatah mengatakan: Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. So, jagalah tubuhmu dengan baik ya…

5. Jika kamu sering sering insomnia, sebaiknya kurangi mengkonsumi teh.

Insomnia via www.huffingtonpost.co.uk

Insomnia via www.huffingtonpost.co.uk

Ternyata minuman yang mengandung kafein bukan kopi saja, teh juga iya. Kafein memberi efek susah tidur atau insomnia, itulah mengapa orang-orang yang ingin begadang hobby sekali minum kopi. Nah, buat kamu yang takut terserang insomnia, sangat disarankan untuk menghindari minum-minuman yang mengandung kafein. Seperti yang sudah disebutkan diawal, selain kopi, teh juga mengandung kafein.

6. Hindari juga minum teh saat demam, sebab minum teh malah bisa meningkatkan suhu badan.

Meningkatkan suhu badan via hdwallpapersrocks.com

Meningkatkan suhu badan via hdwallpapersrocks.com

Kalau kamu terserang demam, hindari minum teh. Meski teh dipercaya bisa menjadi teman untuk orang yang sedang sakit, tapi sebenarnya teh justru malah bisa meningkatkan suhu panas dalam tubuhmu. Jika kamu tetap ingin mengkonsumi teh saat demam, solusinya yaitu jangan minum teh setelah minum obat penurun demam. Sebab, teh yang memiliki sifat menyerap justru akan menyerap kandungan obat yang kamu konsumsi.

7. Terlalu sering mengkomsumsi teh celup bisa memicu resiko kanker.

Teh celup via cempedakmalaya.blogspot.com

Teh celup via cempedakmalaya.blogspot.com

Diantara kita pastinya sering mengkonsumsi teh celup. Tapi tahukah kamu, ternyata kertas yang digunakan sebagai pembungkus teh memiliki kandungan chlorine. Chlorine disebut salah satu penyebab utama dalam proses pertumbuhan sel kanker. Jadi, saat kamu mengkonsumsi teh celup, secara otomatis zat chlorine juga turut masuk ke dalam tubuhmu. Semakin sering kamu mengkonsumsi teh celup, maka semakin besar peluangmu terserang kanker.

8. Terlalu sering mengkonsumsi teh bisa memicu sakit kepala dan lemas.

Sakit kepala dan cemas via www.thecambodiaherald.com

Sakit kepala dan cemas via www.thecambodiaherald.com

Terlalu sering mengkonsumi teh disinyalir bisa menurukan trombosit atau menurunkan sistem kerja sel darah merah. Hal tersebut dikarenakan terhambatnya proses penyerapan zat besi di dalam tubuh. Jika kamu sering pusing, itu tandanya trombositmu melemah atau kekurangan sel darah merah. Oleh karena itu, usahakan jangan terlalu sering mengkonsumsi minum-minuman yang berbahan teh, kecuali teh hijau.

9. Keseringan minum teh berpotensi membuat janin kekurangan zat besi.

Kurang zat besi via www.eatthis.com

Kurang zat besi via www.eatthis.com

Buat ibu-ibu yang sedang mengandung, sebaikanya hindarilah mengkonsumsi teh. Sebab teh memberi dampak kurang baik untuk kesahatan si janin. Ibu-ibu hamil yang sering minum teh berpotensi membuat janin  kekurangan zat besi atau anemia. Boleh minum teh, asal jangan terlalu berlebihan, jangan kalap. Sayangilah kesehatanmu juga kesehatan si janin yang ada di dalam tubuh.

10. Mengonsumsi teh terlalu berlebihan bisa menghambat produksi ASI.

Ibu hamil via youqueen.com

Ibu hamil via youqueen.com

ASI adalah makanan atau minuman utama yang waib diberikan pada bayi. Bayi yang diberi ASI eksklusif akan tumbuh lebih baik. Nah, buat para ibu menyusui, agar produksi ASI untuk si bayi tidak terhambat, kurangilah mengkonsumsi teh.

Sekarang sudah tahu kan dampak-dampak negatif dari teh. Tulisan ini dibuat bukan bermakksud untuk melarangmu minum teh lho. Minum teh boleh-boleh saja, asal jangan terlalu berlebihan, apalagi buat ibu-ibu hamil atau yang sedang menyusui. Konsumsi saja secukupnya demi kesehatanmu juga. Semoga bermanfaat. Tetap jaga kesehatan ya.

 

Leave a Reply